Rabu, 21 Agustus 2013

VEVO

 VEVO logo red RGB.jpg
Didirikan 8 Desember 2009 (Amerika Serikat dan Kanada)
Kantor pusat New York, AS
Jumlah lokasi 6
(New York City
London
Los Angeles
Chicago
San Francisco)
Wilayah Amerika Serikat, Kanada, Britania Raya, Perancis, Irlandia, Afrika Selatan, Australia, Selandia Baru, Brasil, Spanyol, Italia, Yunani[1][2]
Tokoh utama Rio Carafe (CEO)
Pemilik Universal Music Group,
Sony Music Entertainment,
Abu Dhabi Media Company
E1 Entertainment
Slogan See Music Play/Music Evolution Revolution!
Situs web www.vevo.com
Peringkat Alexa 1,792 (Februari 2013)[3]
Jenis situs Layanan penyediaan video
Bahasa Inggris
Status terakhir Aktif
Vevo, LLC (bergaya VEVO) adalah perusahaan situs video musik bersama dioperasikan oleh Sony Music Entertainment, Universal Music Group, Google [3] dan Abu Dhabi Media [4] dengan EMI lisensi isinya ke grup tanpa mengambil saham kepemilikan. [5] layanan ini diluncurkan secara resmi pada tanggal 8 Desember 2009. [6] video di Vevo yang sindikasi di web, [7] dengan Google dan Vevo berbagi pendapatan iklan. [8]

Vevo menawarkan video musik dari tiga dari "empat besar" label rekaman besar: Universal Music Group, Sony Music Entertainment, dan sekarang sudah tidak berfungsi EMI [9] Warner Music Group awalnya dilaporkan mempertimbangkan untuk hosting konten pada Vevo, [10. ] tetapi kemudian membentuk aliansi saingan dengan MTV Networks. [11] Ada lebih dari 50.000 video yang tersedia di Vevo. [12]


PembangunanKonsep untuk Vevo digambarkan sebagai sebuah Hulu untuk video musik, [8] dengan tujuan untuk menarik lebih banyak pengiklan high-end [13] sumber pendapatan lainnya di situs mencakup toko merchandise [14] dan link. Rujukan untuk membeli dilihat lagu di Amazon MP3 dan iTunes [15] Universal memperoleh nama domain vevo.com pada tanggal 20 November 2008.. Sony Music Entertainment mencapai kesepakatan untuk menambahkan isinya ke situs pada bulan Juni 2009. [16] Situs ini pergi hidup pada tanggal 8 Desember 2009, dan pada bulan yang sama menjadi orang nomor satu yang paling mengunjungi situs musik di Amerika Serikat, [17] menyalip MySpace Music. [18]TersedianyaSitus web vevo.com hanya tersedia di AS, Kanada, Inggris, Irlandia, Spanyol, Italia, Perancis saat ini, [19] Belanda, Australia, Selandia Baru, Polandia, dan Brasil. Website ini dijadwalkan untuk pergi di seluruh dunia pada tahun 2010, [20] tetapi sebagai dari 25 Juni 2013 itu masih tidak tersedia di luar negara-negara. [21] blog resmi Vevo yang dikutip masalah perizinan atas keterlambatan dalam peluncuran di seluruh dunia. [22] Sebagian besar video Vevo di YouTube dapat dilihat oleh pengguna di negara lain, sementara yang lain akan menghasilkan pesan "Pengunggah belum membuat video ini tersedia di negara Anda." [23] Layanan Vevo di Inggris dan Irlandia diluncurkan pada tanggal 26 April, 2011 [24] Pada tanggal 16 April 2012, Vevo diluncurkan di Australia dan Selandia Baru oleh MCM Entertainment.. Pada tanggal 14 Agustus 2012, Brasil menjadi negara Amerika Latin pertama yang memiliki layanan tersebut. Hal ini diharapkan akan diluncurkan di enam negara yang lebih Eropa dan Amerika Latin pada tahun 2012 [25] Vevo diluncurkan di Afrika Selatan pada Oktober 2012, menjadi negara pertama di Afrika untuk memiliki layanan ini. [26] Vevo diluncurkan di Spanyol, Italia,. dan Perancis pada tanggal 15 November 2012 [27] Vevo diluncurkan di Belanda pada April 3, 2013 [29] [28] dan pada 17 Mei 2013 juga di Polandia..
Vevo juga tersedia untuk berbagai platform termasuk iOS, Android, Windows Phone, Kindle Fire, Google TV, Boxee, Roku dan Xbox 360 [30] [31].Vevo TV
Pada tanggal 12 Maret 2013, Vevo meluncurkan Vevo TV, iklan-didukung saluran televisi internet berjalan 24 jam sehari, menampilkan blok video musik dan spesial. Saluran ini saat ini hanya tersedia di Amerika Serikat dan Kanada, dengan negara-negara lain untuk mengikuti. [32]

 Kebijakan video dengan konten eksplisitBekas logo VEVO, yang dipakai dari Desember 2009 sampai Maret 2013

Versi video di Vevo dengan konten eksplisit seperti senonoh dapat disunting. Seorang juru bicara perusahaan menyatakan: "Tujuan penyensoran kami untuk memulai adalah untuk menjaga semuanya bersih untuk siaran, 'versi MTV.'" [33] Hal ini memungkinkan Vevo untuk membuat jaringan mereka lebih ramah kepada mitra iklan seperti McDonald [33] Vevo memiliki. menyatakan bahwa ia tidak memiliki kebijakan khusus atau daftar kata yang dilarang. Beberapa video yang disediakan dengan versi eksplisit dalam Selain versi disensor. Tidak ada sistem rating formal di tempat, selain mengklasifikasikan video sebagai eksplisit atau non-eksplisit, tetapi diskusi sedang berlangsung untuk menciptakan sebuah sistem penilaian yang memungkinkan pengguna dan pengiklan untuk memilih tingkat senonoh mereka bersedia menerima. [33]


 Lagu Bersertifikat Vevo
Video musik yang telah terakumulasi setidaknya 100 juta views di YouTube adalah 'terhormat' dengan tanda menjadi Vevo Bersertifikat.


Jika anda ingin mencari video musik cari saja videonya di Youtube dan pilih video yang ada lambang Vevo di sebelah kanan video
 

Algoritma dan Fungsinya dalam Kehidupan sehari-hari

Dalam matematika dan komputasi, algoritma atau algoritme [1] merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.
Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.
Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.

Sejarah istilah "algoritma"

Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawārizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 "Algorithmi de numero Indorum". Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India, seperti tertulis pada judul di atas). Pada abad ke-18, istilah ini berkembang menjadi algoritma, yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Masalah timbul pada saat akan menuangkan bagaimana proses yang harus dilalui dalam suatu/sebuah sistem (program) bagi komputer sehingga pada saat eksekusinya, komputer dapat bekerja seperti yang diharapkan. Programer komputer akan lebih nyaman menuangkan prosedur komputasinya atau urutan langkah proses dengan terlebih dahulu membuat gambaran (diagram alur) diatas kertas.

Jenis-jenis Algoritma

Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.
  • Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.
  • Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap; dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang dilihat terbaik pada saat itu.
 Algoritma Dalam Kehidupan
Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Setiap orang mempunyai pola pikir yang berbeda sehingga setiap orang akan membuat algoritma yang berbeda pula. Algoritma dikatakan benar apabila dapat menyelesaikan suatu masalah. Dalam penyusunan suatu algoritma dipertimbangkan juga masalah efisiensi. Dan tanpa kita sadari, dalam kehidupan sehari-hari kita sering menerapka algoritma, seperti : resep masakan, mencuci piring, menyapu halaman, menggunakan telepon, mandi, dan lain-lain. Contoh algoritma menggunakan telepon umum :
1. Angkat gagang telepon
2. Masukkan koin
3. Tekan nomor yang dituju
4. Bicara
5. Letakkan gagang telepon

Algoritma Sebagai Salah Satu Sub Bidang Dalam Ilmu Komputer
Ilmu komputer  (computer science) adalah ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain & implementasi, yang berhubungan dengan komputasi, komputer dan algoritmanya dalam perspektif perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware). Ilmu komputer sangat berkaitan erat dengan algoritma, hampir semua bidang dari ilmu komputer tidak terlepas dari algoritma. Bahkan pada saat ini, studi tentang algoritma telah menjadi sub bidang khusus dalam ilmu komputer. Studi atau ilmu yang mempelajari tentang algoritma sering disebut dengan algorithmics. Dalam bidang komputer, algoritma sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang dengan baik maka proses pemrograman akan menjadi salah, rusak atau lambat dan tidak efisien. Algoritma dibutuhkan untuk mengambil langkah-langkah tertentu untuk menyelesaikan suatu masalah. Agar algoritma dapat diproses oleh komputer, maka algoritma harus dirubah menjadi bentuk program (melalui proses pemrograman).

Hak Asasi Manusia dan Pelanggarannya yang Sudah Terjadi di Indonesia

Hak asasi Manusia adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan. HAM berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1
Dalam kaitannya dengan itu, maka HAM yang kita kenal sekarang adalah sesuatu yang sangat berbeda dengan yang hak-hak yang sebelumnya termuat, misal, dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika atau Deklarasi Perancis. HAM yang dirujuk sekarang adalah seperangkat hak yang dikembangkan oleh PBB sejak berakhirnya perang dunia II yang tidak mengenal berbagai batasan-batasan kenegaraan. Sebagai konsekuensinya, negara-negara tidak bisa berkelit untuk tidak melindungi HAM yang bukan warga negaranya. Dengan kata lain, selama menyangkut persoalan HAM setiap negara, tanpa kecuali, pada tataran tertentu memiliki tanggung jawab, utamanya terkait pemenuhan HAM pribadi-pribadi yang ada di dalam jurisdiksinya, termasuk orang asing sekalipun. Oleh karenanya, pada tataran tertentu, akan menjadi sangat salah untuk mengidentikan atau menyamakan antara HAM dengan hak-hak yang dimiliki warga negara. HAM dimiliki oleh siapa saja, sepanjang ia bisa disebut sebagai manusia.
Alasan di atas pula yang menyebabkan HAM bagian integral dari kajian dalam disiplin ilmu hukum internasional. Oleh karenannya bukan sesuatu yang kontroversial bila komunitas internasional memiliki kepedulian serius dan nyata terhadap isu HAM di tingkat domestik. Malahan, peran komunitas internasional sangat pokok dalam perlindungan HAM karena sifat dan watak HAM itu sendiri yang merupakan mekanisme pertahanan dan perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang sangat rentan untuk disalahgunakan, sebagaimana telah sering dibuktikan sejarah umat manusia sendiri. Contoh pelanggaran HAM:
  1. Penindasan dan merampas hak rakyat dan oposisi dengan sewenang-wenang.
  2. Menghambat dan membatasi kebebasan pers, pendapat dan berkumpul bagi hak rakyat dan oposisi.
  3. Hukum (aturan dan/atau UU) diperlakukan tidak adil dan tidak manusiawi.
  4. Manipulatif dan membuat aturan pemilu sesuai dengan keinginan penguasa dan partai tiran/otoriter tanpa diikut/dihadir rakyat dan oposisi.
  5. Penegak hukum dan/atau petugas keamanan melakukan kekerasan/anarkis terhadap rakyat dan oposisi di manapun.
 Menurut Pasal 1 Angka 6 No. 39 Tahun 1999 yang dimaksud dengan pelanggaran hak asasi manusia setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara, baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyesalan hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.
Hampir dapat dipastikan dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan pelanggaran hak asasi manusia, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain. Pelanggaran itu, bisa dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat, baik secara perorangan ataupun kelompok.
 Contoh Pelanggaran HAM menurut Hukumannya yaitu :
a. Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat, meliputi :
  1. Pembunuhan masal (genisida)
  2. Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan pengadilan
  3. Penyiksaan
  4. Penghilangan orang secara paksa
  5. Perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis

b. Kasus pelanggaran HAM yang biasa, meliputi :
  1. Pemukulan
  2. Penganiayaan
  3. Pencemaran nama baik
  4. Menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya
  5. Menghilangkan nyawa orang lain
 c. Kasus-kasus lainnya
Selain kasus-kasus besar diatas, terjadi juga pelanggaran Hak Asasi Manusia seperti dilingkungan keluarga, dilingkungan sekolah atau pun di lingkungan masyarakat.
Contoh kasus pelanggaran HAM dilingkungan keluarga antara lain:
  1. Orang tua yang memaksakan keinginannya kepada anaknya (tentang masuk sekolah, memilih pekerjaan, dipaksa untuk bekerja, memilih jodoh).
  2. Orang tua menyiksa/menganiaya/membunuh anaknya sendiri.
  3. Anak melawan/menganiaya/membunuh saudaranya atau orang tuanya sendiri.
  4. Majikan dan atau anggota keluarga memperlakukan pembantunya sewenang-wenang dirumah.

Contoh kasus pelanggaran HAM di sekolah antara lain :
  1. Guru membeda-bedakan siswanya di sekolah (berdasarkan kepintaran, kekayaan, atau perilakunya).
  2. Guru memberikan sanksi atau hukuman kepada siswanya secara fisik (dijewer, dicubit, ditendang, disetrap di depan kelas atau dijemur di tengah lapangan).
  3. Siswa mengejek/menghina siswa yang lain.
  4. Siswa memalak atau menganiaya siswa yang lain.
  5. Siswa melakukan tawuran pelajar dengan teman sekolahnya ataupun dengan siswa dari sekolah yang lain.
Contoh kasus pelanggaran HAM di masyarakat antara lain :
  1. Pertikaian antarkelompok/antargeng, atau antarsuku(konflik sosial).
  2. Perbuatan main hakim sendiri terhadap seorang pencuri atau anggota masyarakat yang tertangkap basah melakukan perbuatan asusila.
  3. Merusak sarana/fasilitas umum karena kecewa atau tidak puas dengan kebijakan yang ada.
 Setiap manusia selalu memiliki dua keinginan, yaitu keinginan berbuat baik, dan keinginan berbuat jahat. Keinginan berbuat jahat itulah yang menimbulkan dampak pada pelanggaran hak asasi manusia, seperti membunuh, merampas harta milik orang lain, menjarah dan lain-lain.
Pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi dalam interaksi antara aparat pemerintah dengan masyarakat dan antar warga masyarakat. Namun, yang sering terjadi adalah antara aparat pemerintah dengan masyarakat.
Apabila dilihat dari perkembangan sejarah bangsa Indonesia, ada beberapa peristiiwa besar pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dan mendapat perhatian yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat Indonesia, seperti :

a. Kasus Tanjung Priok (1984)
Kasus tanjung Priok terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar yang berawal dari masalah SARA dan unsur politis. Dalam peristiwa ini diduga terjadi pelanggaran HAM dimana terdapat rarusan korban meninggal dunia akibat kekerasan dan penembakan.

b. Kasus terbunuhnya Marsinah, seorang pekerja wanita PT Catur Putera Surya Porong, Jatim (1994)
Marsinah adalah salah satu korban pekerja dan aktivitas yang hak-hak pekerja di PT Catur Putera Surya, Porong Jawa Timur. Dia meninggal secara mengenaskan dan diduga menjadi korban pelanggaran HAM berupa penculikan, penganiayaan dan pembunuhan.

c. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum bernas (1996)
Wartawan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) adalah seorang wartawan dari harian Bernas yang diduga diculik, dianiaya oleh orang tak dikenal dan akhirnya ditemukan sudah tewas.

d. Peristiwa Aceh (1990)
Peristiwa yang terjadi di Aceh sejak tahun 1990 telah banyak memakan korban, baik dari pihak aparat maupun penduduk sipil yang tidak berdosa. Peristiwa Aceh diduga dipicu oleh unsur politik dimana terdapat pihak-pihak tertentu yang menginginkan Aceh merdeka.

e. Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998)
Telah terjadi peristiwa penghilangan orang secara paksa (penculikan) terhadap para aktivis yang menurut catatan Kontras ada 23 orang (1 orang meninggal, 9 orang dilepaskan, dan 13 orang lainnya masih hilang).

f. Peristiwa Trisakti dan Semanggi (1998)
Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998 (4 mahasiswa meninggal dan puluhan lainnya luka-luka). Tragedi Semanggi I terjadi pada 11-13 November 1998 (17 orang warga sipil meninggal) dan tragedi Semanggi II pada 24 September 1999 (1 orang mahasiswa meninggal dan 217 orang luka-luka).

g. Peristiwa kekerasan di Timor Timur pasca jejak pendapat (1999)
Kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia menjelang dan pasca jejak pendapat 1999 di timor timur secara resmi ditutup setelah penyerahan laporan komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia - Timor Leste kepada dua kepala negara terkait.

h. Kasus Ambon (1999)
Peristiwa yang terjadi di Ambon ni berawal dari masalah sepele yang merambat kemasala SARA, sehingga dinamakan perang saudara dimana telah terjadi penganiayaan dan pembunuhan yang memakan banyak korban.

i. Kasus Poso (1998 – 2000)
Telah terjadi bentrokan di Poso yang memakan banyak korban yang diakhiri dengan bentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKAUB) di kabupaten Dati II Poso.

j. Kasus Dayak dan Madura (2000)
Terjadi bentrokan antara suku dayak dan madura (pertikaian etnis) yang juga memakan banyak korban dari kedua belah pihak.


k. Kasus TKI di Malaysia (2002)
Terjadi peristiwa penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Wanita Indonesia dari persoalan penganiayaan oleh majikan sampai gaji yang tidak dibayar.